Minggu, 15 April 2012

Struktur Fungsi If Pada Visual Basic

STRUKTUR FUNGSI IF PADA VISUAL BASIC 6.0

Fungsi IF adalah fungsi yang digunakan untuk mengeksekusi suatu pernyataan secara bersyarat. Fungsi ini akan menghasilkan nilai True jika pernyataan yang dieksekusi telah memenuhi syarat dan False jika tidak memenuhi syarat. Contohnya seperti ini, “Jika Budi memiliki uang, maka Budi akan naik taksi, dan jika tidak maka Budi jalan kaki”. Dari contoh tersebut jika dituliskan dalam fungsi IF, maka:

IF(jika) “Budi memiliki uang” Then(maka) “Budi naik taksi” Else(selain itu) “Budi jalan kaki”.

Penggunaan fungsi IFdi dalam Visual Basic 6.0, memiliki beberapa struktur penulisan, yaitu if…then…, if…then…else…, if…then…elseif…then, dan Select Case. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak bahasan berikut:

  1. Struktur IF…THEN…

Struktur If…then… ini umumnya digunakan untuk mengeksekusi suatu pernyataan hanya dengan satu syarat. Aturan penulisannya adalah sebagai berikut:

If (kondisi) Then

(pernyataan1)

(pernyataan2)

….

End If

  1. Struktur If…then..else

Struktur If…then…else ini umumnya digunakan untuk mengeksekusi suatu pernyataan hanya dengan dua syarat. Aturan penulisannya adalah sebagai berikut:

If (kondisi) Then

(pernyataan1)

(pernyataan2)

….

Else

(pernyataan3)

(pernyataan4)

….

End If

  1. Struktur If…then..elseif…then

Struktur If…then…elseif…then ini umumnya digunakan untuk mengeksekusi suatu pernyataan dengan jumlah syarat lebih dari dua. Aturan penulisannya adalah sebagai berikut:

If (kondisi1) Then

(pernyataan1)

….

ElseIf (kondisi2) Then

(pernyataan2)

….

ElseIf (kondisi3) Then

(pernyataan3)

….

Else

(pernyataan4)

….

End If

  1. Struktur Select Case

Struktur Select Case merupakan bentuk penyederhana dari struktur If…then…elseif…then yang sudah dijelaskan sebelumnya. Aturan penulisannya adalah sebagai berikut:

Select Case (kondisi1)

Case (nilai1)

(pernyataan1)

….

Case (nilai2)

(pernyataan2)

….

Case Else

(pernyataan_n)

End Select

1 komentar:

  1. kasih contoh rumus case yang lebih dari satu
    contoh
    >=80 maka grade A
    >=80 maka grade B
    >=80 maka grade C
    >=80 maka grade D
    >=80 maka grade E

    BalasHapus