Rabu, 26 Oktober 2011

Review Desktop Environment


1. Untuk REVIEW DESKTOP ENVIRONMENT
2. Untuk Melihat SCREENSHOT DESKTOP ENVIRONMENT
2. Untuk COMPARATION DESKTOP ENVIRONMENT

Heyyhooo … YoYo & CiCi Emoticon
Selamat Datang d Blog sayaa.. Kali ini saya akan membahas tentang Desktop Environment … Apa itu Desktop Environment? Apa yaaa?? Ada yang bisa jawab?? Hehehe…

Desktop Environment (DE) atau dalam bahasa indonesianya Lingkungan Desktop. DE itu adalah tampilan grafis antarmuka pengguna atau yang biasa kita kenal denga
n GUI (Graphical User Interface) yang didesain untuk mempermudah user dalam mengakses dan menggunakan fitur-fitur dalam sebuah paket sistem operasi. Eiiitssss.. Akan tetapi hal ini (penggunaan GUI) bukan berarti user dapat mengakses semua fitur dalam sebuah sistem operasi dimana penggunaan baris perintah (Command Line) masih harus digunakan ketika user ingin mengakses secara mutlak sebuah sistem operasi (Full Access)…
Desktop Environtment? terdiri dari icons, windows, toolbar, folders, wallpapers, shortcut, dan desktop widgets.
Oyaaaa…. Kalo di Linux ada banyak DE… Disini saya akan sebutkan beberapa contoh DE apa aja yang bagus dan biasa dipakai… okayyy gogogooooo \(^o^)/


1. Gnome

Gnome Gnome Gnomeooo & Juliet!!! :P Lhooo?? o.O



GNOME itu kepanjangan dari GNU Network Object Model Environment. Dibangun dengan GTK+ GUI toolkit. Gnome cukup populer dan banyak dipakai di banyak operating sistem varian UNIX. Ciri- cirinya ada dua taskbar diatas sama dibawah layar…. Btw, Saat ini GNOME merupakan sebuah DE yang paling banyak digunakan oleh pengguna Linux lhoo.




persyaratan seminimal-minimalnya :

* 300 MHz x86 processor

* 64 MB of system memory (RAM)

* At least 4 GB of disk space (for full installation and swap space)

* VGA graphics card capable of 640×480 resolution

* CD-ROM drive or network card

spesifikasi minimum :

* 1.2 GHz x86 processor

* 384 MB of system memory (RAM)

* Supported graphics card (see DesktopEffects)

persyaratan yg dianjurkan (efek grafik minimal):

* 700 MHz x86 processor

* 384 MB of system memory (RAM)

* 8 GB of disk space

* Graphics card capable of 1024×768 resolution

* Sound card

* A network or Internet connection

Note: All 64-bit (x86-64) PCs should be able to run Ubuntu. Use the 64-bit installation CD for a 64-bit-optimised installation.


2. KDE


KDE merupakan singkatan dari K Desktop Environment. Huruf K dipilih karena abjad sebelum huruf L yang merujuk pada nama Linux. KDE tampilannya lumayan mirip windows dan lengkap lagi. Karena kelengkapannya banyak yang ngira KDE tuh OS (operating system), padahal sih cuman DE alias buat tampilan grafis aja.. :D

Keunggulan utama KDE adalah kemudahan pemakaian, fleksibilitas, portabilitis, dan kekayaan fitur, Mudah dalam pemakaian dan akses antarfile dan program yang cepat.. dan juga gratis, karena kita tidak perlu membayar untuk menggunakan desktop manajer ini dan langsung tersedia pada setiap distribusi Linux.KDE dikembangkan sejalan dengan KDevelop, paket pengembangan perangkat lunak, dan KOffice, paket aplikasi office.

Kekurangan Desktop Environment KDE :

KDE akan berjalan lambat pada mesin komputer dengan prosesor di bawah 233Mhz dan RAM 32Mhz, sehingga kita perlu meningkatkan kemampuan komputer kita apabila ingin bekerja dengan cepat.

• Dengan banyaknya aplikasi bawaan, maka desktop ini sangat berat dan memiliki ukuran file yang sangat besar sehingga dibutuhkan banyaknya ruang Harddisk .

Fasilitas dan fungsi dekstop manajer KDE dapat dikatakan lebih banyak jika dibandingkan dengan yang lain. Fasilitas tersebut membutuhkan memory dan waktu loading yang agak lama jika dibandingkan dengan desktop manajer yang lain. Bisa dibilang penggunaan KDE untuk Desktop Environment itu dibilang berat untuk spesifikasi hardware yang rendah, setidaknya perlu spesifikasi tinggi agar didapatkan efek grafis yang maksimal.. :D

Recommended System Requirements for KDE :

Required RAM 615 MB
Required CPU 1 GHz


3. Xfce


Xfce
adalah sebuah desktop yang kencang dan ringan untuk sistem operasi Linux. Dirancang untuk produktifitas dan sangat mudah dikonfigurasi dengan tetap mengikuti spesifikasi Freedesktop. Tidak seperti desktop-desktop lain yang lebih berat seperti GNOME dan KDE, Xfce menggunakan daya sistem yang lebih sedikit.

Kepanjangannya adalah XForms Common Environment. DE satu ini punya kelebihan ga ngabisin memori dan cepet di komputer lambat, cuman tampilannya itu, kurang enak diliat. XFCE kayaknya cuman DE alternatif selain KDE and Gnome… :D

Xfce mula-mula mirip dengan CDE yang komersial, tetapi dengan pengembangan setiap versi barunya menjadi semakin berbeda.

Spesifikasi minimun :
# 256 MB of system memory (RAM)
# 2 GB of disk space
# Graphics card and monitor capable of 800×600 resolution


4. LXDE


Jika anda menginginkan sistem Linux yang cepat namun tetap indah, saatnya bagi anda untuk mencoba LXDE. LXDE atau Lightweight X11 Desktop Environment, adalah sebuah Desktop Environment yang ringan dan cepat. LXDE dirancang agar ramah bagi pengguna dan desainnya ramping, ini untuk menjaga agar penggunaan sumber daya tetap rendah. LXDE menggunakan RAM dan CPU berkemampuan rendah namun tetap kaya fitur sistem operasi. Penggunaan sumber daya yang rendah inilah yang membuat LXDE hemat energi.

Kami tidak mengintegrasikan setiap komponen LXDE sepenuhnya. Sebaliknya, kami mencoba membuat agar semua komponen bebas, sehingga setiap komponen daapt digunakan secara bebas dengan sedikit ketergantungan. Hal ini membuat porting LXDE ke distribusi Linux dan sistem Unix yang berbeda lebih mudah.

Recommended System Requirements for LXDE :

Required RAM 128 MB
Required CPU 266 MHz




5. Unity



Unity juga merupakan Desktop Environment.. Tampilannya juga bagus.. patut dicoba.. hehe :D

Recommended System Requirements for Unity :

Required RAM 1 GB
Required CPU 1 GHz


6. IceWM

DE ini juga alternatif selain KDE and Gnome. Namanya aja alternatif, tampilannya juga gak terlalu bagus, ya kalau komputer kalian gak kuat jalanin KDE and Gnome, terpaksa pakai yang satu ini…

7. XPDE

XPDE adalah Desktop Environment untuk Linux di x86. XPDE adalah sebuah Desktop Environment yang dibangun dengan Kylix. Tampilannya mirip Windows, bisa hidup bersama sebagai session gdm/kdm…


8. Ambient

Ambient adalah Desktop Environment berbasis MUI (The Magic User Interface adalah suatu sistem berorientasi objek yang dikembangkan oleh Stefan Stuntz untuk menghasilkan dan mengembangkan "antarmuka pengguna grafis") untuk MorphOS (Sistem Operasi Untuk PC Amiga). Pengembangannya dimulai pada tahun 2001 oleh David Gerber. tujuan utamanya adalah untuk membuat sebuah lingkungan desktop yang sederhana dan cepat/ringan.

Sekian review and compare Desktop Environment dari Saya.. Semoga Postingan Blog ini bermanfaat.. Maaf jika ada yang kurang yaa... :D

2 komentar: